Apa itu Top Notes, Heart Notes, dan Base Notes pada Parfum Pria?

Apa itu Top Notes, Heart Notes, dan Base Notes pada Parfum Pria

Setiap pria menginginkan aroma tubuh yang wangi. Selain menambah kepercayaan diri, tentu orang-orang takkan sungkan melakukan interaksi dekat dengan kita. Memperoleh tubuh wangi bisa dengan berbagai cara, mulai dari menggunakan body lotion, body butter, dan sebagainya. Akan tetapi, produk yang paling sering digunakan untuk membuat tubuh wangi adalah parfum.

Produk yang pertama kali digunakan oleh orang Mesir ini sudah digandrungi sejak lama. Makanya, parfum telah tersebar ke seluruh dunia di mana para produsen berlomba-lomba mengeluarkan produk terbaiknya. Bicara tentang parfum, belum afdal rasanya bila tidak membahas soal tingkatan aroma atau notes. Pasalnya, setelah mengetahui informasi perihal notes, nantinya Anda hanya perlu mengecek cara memilih parfum pria di pickybest.id dan menentukan sendiri parfum pria mana yang hendak Anda beli.

Apa Anda tahu apa itu top notes, heart notes, dan base notes? Untuk mengetahui lebih lanjut, pada artikel ini akan kita bahas bersama-sama. Selain disebut notes, tingkatan aroma ini kerap disapa piramida wangi oleh beberapa kelompok pengguna. Dikatakan tingkatan aroma karena setiap aroma dari masing-masing notes menciptakan harmoni yang akan tercium satu per satu, dari tingkat awal hingga terakhir.

Tiga tingkatan aroma (notes) tersebut yaitu:

Top Notes

Adalah tingkatan pertama, yaitu aroma yang pertama kali menguap beberapa saat usai parfum disemprotkan. Aroma top notes umumnya sedikit menyengat, namun intensitasnya cukup segar, beberapa juga beraroma buah atau citrus yang menggoda.

Top notes akan muncul 15 menit pertama sejak penyemprotan. Dibandingkan dua notes lain, top notes paling bisa dirasakan saat parfum disemprotkan. Bila digambarkan, top notes adalah intro pada sebuah lagu atau dengan kata lain, top notes mewakili pandangan pertama kali dari sebuah parfum.

Struktur molekul top notes yang ringan perlahan beralih ke heart notes atau middle notes. Top notes menjadi kunci pemikat sehingga banyak orang tergoda dengan aroma ini. Selain sebagai “intro” dari parfum, top notes bertindak pula sebagai transisi menuju middle notes.

Heart Notes

Tingkatan kedua atau heart notes merupakan aroma yang keluar setelah top notes terasa. Para produsen biasanya mengandalkan wewangian dari ekstrak lavendel, cinamon, rempah, atau bunga-bungaan.

Aroma heart notes bakal keluar setelah 15-30 menit penyemprotan pertama. Disebut heart notes karena menjadi aroma inti dari sebuah parfum. Kembali bila diibaratkan sebuah lagu, aroma heart notes adalah refrain alias hidangan utamanya. Aroma middle notes juga menjadi aroma transisi kepada base notes yang akan segera menyusul.

Base Notes

Ini adalah tingkatan inti yang bertahan cukup lama, tergantung jenis parfum yang digunakan. Base notes tercium paling akhir setelah top notes dan heart notes, di mana merupakan gabungan dari keseluruhan notes (top dan heart). Biasanya aroma ini menjadi karakter yang dijual pada suatu merek parfum.

Base notes mempunyai molekul terbesar sehingga aromanya pun terasa lebih kaya dan paling lama penguapannya. Aroma base notes berkarakter lebih berat serta menjadi  aroma khas pada sebuah produk parfum. Notes yang memberikan kesan paling lama ini umumnya menggunakan aroma sandalwood, amber, vanilla, patchouli, cedarwood, dan musk.

Itu dia tingkatan aroma (notes) parfum yang perlu Anda ketahui. Selain itu, parfum juga memiliki tingkatan kualitas yang dibedakan berdasarkan porsi minyak esensial yang tersimpan pada sebuah produk parfum. Biasanya ada empat porsi minyak esensial dalam parfum, yakni Eau de Cologne (2-5% senyawa aromatik), Eau de Toilette (5-20% senyawa aromatik), Eau de Parfum (10-30% senyawa aromatik), dan Perfume (20-40%).

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *